oleh Rossa Arvita Safithree pada 08 Juni 2011 jam 12:31
Tak pernah aku seperti ini
pilu hati, lelah diri
sekalipun tak kulakukan
fikirkanmu hingga begini
kurasakan sakit tak kubayangkan
kurasa kecewa teramat dalam
kau siapa ? aku siapa ?
gampang saja kau beri harapan juga semua rayuan
begitu mudahkah aku ?!
aku, kau, bukan pilihan
entah jika takdir
seperti inikah ?
tak ada ikatan..
tak ada kepastian..
bahkan, untuk bicara saja acuh
dekati, kenali..
pahami, mengerti..
kau permainkan.
kau buat jadi indah,
buat aku angan melayang
begitu saja dan begitu mudah
kau tinggalkan !
kau acuhkan !?
kau injak injak,
dan kau buang ?!
apa ?
apa maksudmu ?
apa yang kau inginkan ?
pedih, sakit, perih, menusuk, suram
dan dalam
saat itu, aku berkata . .
perlu dekat, perlu jauh, saling kenal
saling mengerti
sekarang !
kau kecewa, kecewa sendiri !?
kecewa karena ulahmu,
karena kecerobohanmu !!
dengan enaknya, kau salahkan aku !
salahkan hati ini
dan kau sentil semudah itu !
apa mau mu ?
Aku mohon :'(
jangan buat aku seperti ini
jangan buat aku menyimpan banyak rasa
jangan kau aduk aduk hati ini
sesuka hatimu
bicaralah , bagaimana sesungguhnya !?
sungguh kejujuran, bukan alasan
bicaralah untuk semua kepastian ini
yang mungkin menyakitkan
namun kan jadi jalan buntu hati ini
untuk suatu penyelesaian
untuk suatu akhir dari awal yang tak menentu
.....................................................................
pilu hati, lelah diri
sekalipun tak kulakukan
fikirkanmu hingga begini
kurasakan sakit tak kubayangkan
kurasa kecewa teramat dalam
kau siapa ? aku siapa ?
gampang saja kau beri harapan juga semua rayuan
begitu mudahkah aku ?!
aku, kau, bukan pilihan
entah jika takdir
seperti inikah ?
tak ada ikatan..
tak ada kepastian..
bahkan, untuk bicara saja acuh
dekati, kenali..
pahami, mengerti..
kau permainkan.
kau buat jadi indah,
buat aku angan melayang
begitu saja dan begitu mudah
kau tinggalkan !
kau acuhkan !?
kau injak injak,
dan kau buang ?!
apa ?
apa maksudmu ?
apa yang kau inginkan ?
pedih, sakit, perih, menusuk, suram
dan dalam
saat itu, aku berkata . .
perlu dekat, perlu jauh, saling kenal
saling mengerti
sekarang !
kau kecewa, kecewa sendiri !?
kecewa karena ulahmu,
karena kecerobohanmu !!
dengan enaknya, kau salahkan aku !
salahkan hati ini
dan kau sentil semudah itu !
apa mau mu ?
Aku mohon :'(
jangan buat aku seperti ini
jangan buat aku menyimpan banyak rasa
jangan kau aduk aduk hati ini
sesuka hatimu
bicaralah , bagaimana sesungguhnya !?
sungguh kejujuran, bukan alasan
bicaralah untuk semua kepastian ini
yang mungkin menyakitkan
namun kan jadi jalan buntu hati ini
untuk suatu penyelesaian
untuk suatu akhir dari awal yang tak menentu
.....................................................................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar