Senin, 21 Mei 2012

Sekitar Proklamasi Kemerdekaan



A. Kejadian Awal
                Menyerahnya tentara Jepang kepada Sekutu tanpa syarat pada tanggal 14 Agustus 1945, berarti seluruh jajahan Jepang beralih kepada Sekutu termasuk Indonesia. Namun sebelum tentara sekutu mendarat, Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia telah memproklamasikan Kemerdekaan pada tanggal 19 Agustus 1945 pukul 10.00 berkat keberanian dan semangat patriotik dari beberapa orang petugas kantor berita Domei Jakarta, maka proklamasi kemerdekaan berhasil di kumandangkan diseluruh pelosok tanah air. Dalam waktu singkat berita proklamasi telah diketahui oleh rakyat Indonesia. Bahkan pada hari itu juga pukul 19.00, radio Australia telah menyiarkan perisiwa maha penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Kemudian diikuti pula oleh radio India dan BBC London.


B. Peristiwa
                Di Semarang, berita proklamasi diterima oleh salah seorang markonis kantor, berita domei, Syarif Sulaiman. Kemudian diteruskan ke gedung Jawa Hookokai (sekarang Jalan Pemuda No.70). pada saat itu sedang berlangsung rapat komite persiapan Indonesia merdeka oleh Wongsonegoro. Berita tersebut dibacakan oleh Wongsonegoro dan mendapat sambutan yang luar biasa dari yang hadir. Kemudian dikumandangkan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh para peserta rapat teriakan bung Karno dan bung Hatta memenuhi ruangan.
                Pada hari itu juga proklamasi kemerdekaan berhasil disiarkan radio Semarang Hoso Kiyoku, yaitu dalam acara siaran sembahyang jum’at dari mesjid besar kauman. Ketika para jemaah sedang menantikan khotbah yang akan disampaikan oleh khotib. Tiba-tiba ada pengumuman mengenai proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
                Pejabat Jepang yang menjadi kepala studio Semarang marah,ketika mengetahui siaran proklamasi tersebut. Karena itu sebelum acara khotbah selesai siaran di hentikan. Para pegawai yang bertugas pada siang itu dipanggil untuk dimintai pertanggungan jawab mereka. Mereka tidak dapat memberikan keterangan yang jelas.
                Peristiwa itu merupakan suatu peristiwa sejarah yang tidak hanya penting artinya bagi sejarah kota Semarang saja. Teteapi juga sangat penting artinya bagi sejarah bangsa Indonesia seluruhnya, karena merupakan peristiwa perdana dimana proklamasi kemerdekaan untuk pertama kalinya telah disiarkan melalui radio untuk umum.

C. Para Pelaku (Antara Lain)
1.       Mr. Wongsonegoro
2.       Syarief Sulaiman
3.       M.S. Mintarjo
4.       Hetami
5.       Gadis Rasyid


*sumber : MUSEUM MANDALA BHAKTI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar