A. Kejadian Awal
Menyerahnya
tentara Jepang kepada Sekutu tanpa syarat pada tanggal 14 Agustus 1945, berarti
seluruh jajahan Jepang beralih kepada Sekutu termasuk Indonesia. Namun sebelum
tentara sekutu mendarat, Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta atas nama bangsa
Indonesia telah memproklamasikan Kemerdekaan pada tanggal 19 Agustus 1945 pukul
10.00 berkat keberanian dan semangat patriotik dari beberapa orang petugas
kantor berita Domei Jakarta, maka proklamasi kemerdekaan berhasil di
kumandangkan diseluruh pelosok tanah air. Dalam waktu singkat berita proklamasi
telah diketahui oleh rakyat Indonesia. Bahkan pada hari itu juga pukul 19.00,
radio Australia telah menyiarkan perisiwa maha penting dalam sejarah bangsa
Indonesia. Kemudian diikuti pula oleh radio India dan BBC London.
B. Peristiwa
Di
Semarang, berita proklamasi diterima oleh salah seorang markonis kantor, berita
domei, Syarif Sulaiman. Kemudian diteruskan ke gedung Jawa Hookokai (sekarang
Jalan Pemuda No.70). pada saat itu sedang berlangsung rapat komite persiapan
Indonesia merdeka oleh Wongsonegoro. Berita tersebut dibacakan oleh
Wongsonegoro dan mendapat sambutan yang luar biasa dari yang hadir. Kemudian
dikumandangkan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh para peserta rapat
teriakan bung Karno dan bung Hatta memenuhi ruangan.
Pada
hari itu juga proklamasi kemerdekaan berhasil disiarkan radio Semarang Hoso
Kiyoku, yaitu dalam acara siaran sembahyang jum’at dari mesjid besar kauman.
Ketika para jemaah sedang menantikan khotbah yang akan disampaikan oleh khotib.
Tiba-tiba ada pengumuman mengenai proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Pejabat
Jepang yang menjadi kepala studio Semarang marah,ketika mengetahui siaran
proklamasi tersebut. Karena itu sebelum acara khotbah selesai siaran di
hentikan. Para pegawai yang bertugas pada siang itu dipanggil untuk dimintai
pertanggungan jawab mereka. Mereka tidak dapat memberikan keterangan yang
jelas.
Peristiwa
itu merupakan suatu peristiwa sejarah yang tidak hanya penting artinya bagi
sejarah kota Semarang saja. Teteapi juga sangat penting artinya bagi sejarah
bangsa Indonesia seluruhnya, karena merupakan peristiwa perdana dimana
proklamasi kemerdekaan untuk pertama kalinya telah disiarkan melalui radio
untuk umum.
C. Para
Pelaku (Antara Lain)
1.
Mr. Wongsonegoro
2.
Syarief Sulaiman
3.
M.S. Mintarjo
4.
Hetami
5.
Gadis Rasyid
*sumber
: MUSEUM MANDALA BHAKTI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar